24 Orang Napi Lapas Kelas II Tanjungpinang Terima Remisi Natal 2023, Salah Satunya Langsung Bebas

Penulis :

Jurnalutama.com (Bintan) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tanjungpinang menggelar penyerahan Remisi Khusus Keagamaan Natal 2023 terhadap 24 orang Warga Binaan Nasrani di ruang bezuk Lapas, Senin (25/12/24).

Acara penyerahan remisi khusus Natal tahun 2023 ini dihadiri Pejabat/Jajaran Kanwil Kemenkumham Kepulauan Riau, Kalapas Kelas IIA Tanjungpinang Maman Herwaman yang diwakili Plh.Heri Kusnadi, jajaran Lapas Kelas IIA Tanjungpinang, serta para Narapidana yang mendapatkan remisi khusus Natal pada tahun 2023.

Kalapas Kelas IIA Tanjungpinang Maman Herwaman melalui Plh. Heri Kusnadi dalam awal sambutannya membacakan amanat surat dari Dirjen Pemasyarakatan Nomor : PAS.PK.05.04-1945 tanggal 07 November 2023 hal Pelaksanaan Pemberian Remisi Khusus Hari Raya Natal Tahun 2023 kepada Narapidana dan Anak Binaan.

Ditegaskan dalam amanat Direktur Pemasyarakatan, Komitmen dalam memegang teguh amanah dan harapan masyarakat laksanakan tugas sebaik-baiknya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat komitmen ini menjadi pemacu semangat pengabdian terbaik dalam menjaga keberagaman persatuan kesatuan bangsa Indonesia serta mendukung seluruh kebijakan pemerintah untuk mewujudkan Indonesia maju menuju visi Indonesia emas 2045.

Semoga seluruh darma bakti yang telah dilakukan kelak menjadi amal ibadah dan ihsan pengayoman sejati agar senantiasa berkinerja tinggi menjaga integritas dan berbudaya anti korupsi serta menyumbang berbagai prestasi jauhkan diri menjadi benang parasit dan virus organisasi.

“Saya ucapkan selamat atas remisi tahun ini bagi seluruh warga binaan di lembaga pemasyarakatan atau rumah tahanan lembaga pembinaan khusus anak seluruh Indonesia, ” ujarnya.

Lebih lanjut dibacakan amanat Dirjen Pemasyarakatan, Saya berpesan tunjukkan sikap dan perilaku yang lebih baik lagi dalam mengikuti seluruh tahapan proses kegiatan program pembinaan di masa yang akan datang khususnya bagi warga binaan yang mendapat remisi dan sekaligus memperoleh kebebasan untuk kembali ke tengah masyarakat keluarga dan sanak saudara, ” ungkapnya.

“Saya ucapkan selamat menjalin kebersamaan dengan lingkungan masyarakat jadi lah Insan dan pribadi yang baik, hiduplah dalam kata nilai kemasyarakatan yang baik tata hukum mulailah berkontribusi secara aktif dalam pembangunan untuk melanjutkan perjuangan hidup. kehidupan dan penghidupan sebagai warga negara anak bangsa dan anggota masyarakat dan lingkungan tempat tinggal saudara, ” tegasnya.

“Terima kasih kepada jajaran pemerintah daerah dan seluruh instansi serta lembaga sosial terkait yang telah turut serta berpartisipasi dan memberi dukungan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi dan fungsi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, ” tutupnya dalam amanat.

Dijelaskan Heri Kusnadi, saat ini Jumlah isi penghuni Lapas Kelas IIA Tanjungpinang (per-tanggal 25 Desember 2023-red) sebanyak 527 orang, terdiri dari, Narapidana berjumlah 527 orang, yang beragama Nasrani sebanyak 26 orang, yang diusulkan dan telah memenuhi syarat Remisi Khusus Natal Tahun 2023 sebanyak 24 orang.

“Narapidana beragama Nasrani yang tidak diusulkan Remisi Khusus Natal Tahun 2023 sebanyak 2 orang, 1 orang telah melakukan pelanggaran disiplin di tahun 2023 (Register F), 1 orang sedang menjalani kurungan pengganti denda. Narapidana yang disetujui Remisi Khusus Natal Tahun 2023 sebanyak 24 orang, ” terangnya usai penyerahan remisi.

Adapun pemberian Remisi tersebut berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 99 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.

Selain itu, Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 174 Tahun 1999 tentang Remisi, Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 3 tahun 2018 tentang Syarat dan Tata Cara

Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas dan Cuti Bersyarat sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 07 tahun 2022 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 3 Tahun 2018, tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas dan Cuti Bersyarat.

Selanjutnya, Instruksi Menteri Hukum dan HAM RI Nomor M.HH-01.OT.03.01 Tahun 2015 tentang Pelaksanaan Remisi Online, Petunjuk Pelaksanaan Pemenuhan Hak Bersyarat Terhadap Narapidana Sesuai Dengan

Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan Nomor PAS-20.OT.02.02 Tahun 2022.

“Selamat bagi yang telah mendapatkan remisi mudah-mudahan kalian selalu menjaga ketertiban, keamanan kembali ke masyarakat dan berintegritas, ” harap pungkas Plh. Heri Kusnadi.

Di penghujung acara ini dilanjutkan dengan penyerahan remisi khusus Natal tahun 2023 kepada 24 orang Narapidana yang salah satunya langsung bebas pada hari ini, serta ditutup dengan sesi foto bersama.

(Ratih)

Komentar