Masyarakat Kelet Sambut Karnaval Kabumi 2023, Yayang R : Semoga Bisa Menambah Wawasan Nilai Luhur Budaya, Kekompakan Ciptaan Keamanan dan Kemakmuran yang Sentosa

Penulis :

Jurnalutama.com (Jateng) – Antusias Masyarakat Desa Kelet Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara Provinsi Jawa Tengah memadati Alun – alun pusat Desa Kelet serta sepanjang pinggiran Jalan, dalam rangka memeriahkan dan memperingati hari Sedekah Bumi (dikenal dengan sebutan Kabumi- red), Rabu (31/05/23).

Kami Tuo (Perangkat) Desa Kelet, Suprayitno saat di tengah pelaksanaan Carnaval Kirab Kabumi, Rabu (30/05/23)/f.dok.Rat.
Kami Tuo (Perangkat) Desa Kelet, Suprayitno saat di tengah pelaksanaan Carnaval Kirab Kabumi, Rabu (30/05/23)/f.dok.Rat.

Sedekah Bumi (Kabumi) ini sudah menjadi tradisi masyarakat di daerah Jawa yang digelar dan diperingati setiap tahunnya.

“Sedekah Bumi ini sudah tradisi mbak, setiap tahun diperingati, sebagai ucapan syukur kepada yang Maha Kuasa atas keberkahan, kemurahan dengan hasil Bumi yang melimpah dapat langsung kita nikmati berkat kegigihan usaha kita semua, ” ujar salah satu warga ke Media Jurnalutama.com, saat di lokasi keramaian, Rabu (30/05/23).

Berpusat di Lapangan (Alun- alun) Kelet peserta berkumpul sebelum pelaksanaan Kirab Keliling menyajikan berbagai atraksi/kesenian yang akan dipertontonkan kepada masyarakat Desa Kelet dan sekitar.

Masyarakat padati Area Alun - Alun Desa Kelet menyaksikan Karnaval Kabumi 2023.
Masyarakat padati Area Alun – Alun Desa Kelet menyaksikan Karnaval Kabumi 2023.

Dalam kesempatan ini pagelaran Kirab Keliling dengan menggunakan kendaraan roda empat yang dilengkapi oleh berbagai alat dan alunan musik dengan sound sistem beranada super kuat turut digaungkan saat memeriahkan tradisi budaya Jawa Tengah ini.

“Sebentar lagi kendaraan – kendaraan bermusik itu Kirab, Jalan keliling seputar Kelet, memanjakan pemandangan masyarakat, dengan alunan musik Jawa membuat semangat dan senang tentunya, dan bukan hanya itu, nanti malam juga pertunjukkan Wayang Kulit, ” ucap Rin di tengah keramaian.

Sementara, Kami Tuo (Perangkat Desa- Red) Suprayitno menyampaikan bahwa, acara ini diadakan setiap tahun di bulan APIT (Bulan Jawa/Bulan Mei) sebagai bentuk syukuran.

“Sedekah Bumi adalah Budaya Asli Jawa, yang perlu kita lestarikan, kita jaga kepunahan dari Bumi ini, dan ini merupakan tanggung jawab kita semua karena bumi ini merupakan tempat kita bekerja, menghasilkan berbagai kebutuhan dengan usaha kita semua tentunya, kewajiban kita untuk bersyukur kepada Bumi salah satunya dengan merayakan seperti ini di setiap tahun bersama masyarakat, ” jelasnya.

Acara ini sambung Kami Tuo, memang setiap tahun diperingati tentunya sudah berkoordinasi bersama seluruh masyarakat, dan seluruh Instansi pemerintah hingga berjalan meriah, aman hingga selesai acara nanti mbak, ” ujarannya ramah.

Sementara itu hal senada juga diungkapkan Bhabinsa Desa Kelet Yayang R, dirinya menyampaikan sangat senang karena bisa turut dalam pengamanan langsung di acara Kirab Kabumi Akbar ini.

“Alhamdulillah didukung oleh masyarakat dan pemuda Kelet, persatuan pemuda Kelet sangat kuat sekali dalam mendukung keamanan masyarakat Kelet, dengan harapan semoga dengan acara ini dapat menambah wawasan, membangun Wuri – Wuri budaya Luhur di Desa Kelet karena dengan kekompakan kita semua keamanan dan kemakmuran bisa sentosa, ” tutur pungkasnya.

Acara berlangsung sangat meriah dengan antusiasme masyarakat yang luar biasa memadati di sepanjang jalan menyaksikan arak-arakan budaya Jawa dengan raut penuh kegembiraan.

(Ratih)

Komentar