Apresiasi Penangkapan Calon Penumpang Bawa I Kg Sabu di Pelabuhan Kijang, Ade Novan: Ada 3 Kasus Didapati di Tahun 2023-2024

Penulis :

Jurnalutama.com (Tanjungpinang)Kasi Penindakan dan Penyidikan (P2) KSOP Kijang Bintan Ade Novan, sangat apresiasi kesigapan anggotanya terkait penangkapan terhadap calon penumpang inisial (F) di Pelabuhan Sri Bayintan dengan tujuan ke Kota Jakarta (Tanjung Priok-red red) dengan membawa 1, 057 Gram narkotika jenis sabu pada kejadian Sabtu (09/03/24).

Hal ini diungkapkan Ade Novan ke awak Media Jurnalutama.com seusai gelar konferensi pers terkait dimaksudkan di Kantor Bea Cukai Kota Tanjungpinang, Kamis (14/03/24).

“Saya apresiasi untuk anggota karena kesigapan dan kecerdasannya (karena area pribadi-red) sangat luar biasa saat melakukan pemeriksaan terhadap calon penumpang, menyuruh menaroh tasnya dulu, dan saat menaruh tas ada bunyi plastik, ” ujarnya.

Saat ditanya bagaimana bisa mengetahui dan saat dilakukan penangkapan terhadap calon penumpang (F) dengan barang bukti Sabu tersebut, Ade Novan mengatakan, “Setiap orang ada salah pasti gugup, panik, gelisah, dengan barang dililit di badan, ” ujarnya.

Tidak hanya itu terkait kejadian ini Ade Novan juga mengatakan akan memperketat pengawasan calon penumpang di Pelabuhan Sri Bayintan Kijang.

“Yang jadi kendalanya di pelabuhan Kijang salah satunya adalah mesin X-ray yang sudah tua, makanya kita juga sudah koordinasi dengan pihak PLN agar distabilkan arus yang di Sri Bayintan, sehingga alat kita tidak rusak terus karena arus yang tidak stabil, seperti UPS nya, Exstabisernya jebol hinga ke mesin X-ray-nya, jadi kelemahan kita mesin itu banyak sakitnya daripada sehatnya, kita turunkan tim untuk Profiling dalam pengawasan untuk perilaku terhadap penumpang dari masuk sampai keberangkatan, ” ungkapnya.

Ade Novan juga menyebutkan di tahun 2023 hingga awal 2024 didapati Tiga kasus yang diamankan.

“Ada Dua kasus di bulan September-Oktober (2023) terkait penangkapan 10 ribu Exstasi di Pelabuhan Seri Bintan Pura dan 1Kg di Sri Bayintan Kijang dan 1,5 Kg dan ini yang ketiga. Ini merupakan urgensi dan sangat darurat, saya berkoordinasi tidak dengan Polres Bintan aja namun partai besar di Aceh kebetulan saya juga berasal dari Aceh, ” ungkap pungkasnya ramah.

(Ratih)

Komentar