Lapas Kelas IIA Tanjungpinang Overload, Ini Penjelasan Maman Herwaman 

Penulis :

Jurnalutama.com (Bintan) – Jumlah Warga Binaan (WB) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tanjungpinang alami kelebihan kapasitas atau overload.

Hal ini disampaikan Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Tanjungpinang, Maman Herwaman, kepada awak media ini, Jum’at (18/05/24).

Kalapas, mengungkapkan bahwa seharusnya kapasitas di Lapas Kelas IIA Tanjungpinang, sebanyak 354 orang Warga Binaan.

“Kapasitas Lapas Kelas IIA Tanjungpinang seharusnya untuk 354 orang, namun jumlah Warga Binaan yang menghuni Lapas saat ini sebanyak 527 orang Warga Binaan,sehingga over kapasitas sekitar 47 persen,” terangnya.

Sementara, Kasus yang dialami Warga Binaan, lanjut Kalapas, yang menghuni Lapas Kelas IIA Tanjungpinang di dominasi oleh kasus yang berkaitan tentang perlindungan anak.

“Yang paling banyak itu terjerat kasus terkait perlindungan anak sebanyak 197 orang, kemudian kasus Narkoba 152 orang, kasus pidana umum seperti pembunuhan, pencurian dan lainnya itu sebanyak 146 orang, dan 32 orang terkena kasus korupsi,” terangnya.

Menurut penjelasan Kalapas Kelas IIA Tanjungpinang ini, Dari total Warga Binaan sebanyak 527 orang tersebut, terdapat Warga Negara Asing.

“Warga negara asing yang menjadi Warga Binaan disini ada 12 orang, 1 orang dari China dan 11 orang dari Malaysia,” terang pungkas Maman Herwaman.

(Msb)

Komentar