Lapas Narkotika Kelas II A Tanjungpinang Gagalkan Upaya Pelemparan Benda Terlarang

Penulis :

Jurnalutama.com (Bintan) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Kepulauan Riau, berhasil menggagalkan upaya pelemparan benda terlarang dari luar lapas. Upaya ini diketahui saat petugas melakukan deteksi dini dengan melakukan kontrol keliling pagar luar lapas oleh Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib) Wan Maulana beserta jajaran dan Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) Fatur Rahmani beserta jajaran, Selasa (9/1/2024) lalu.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan tali pancing dan bandul yang diduga akan dilemparkan ke dalam lapas. Benda-benda tersebut ditemukan di sekitar pagar luar Lapas, tepatnya di dekat salah satu pos penjagaan.

“Kami menemukan tali pancing dan bandul yang diduga akan dilemparkan ke dalam lapas. Kami langsung mengamankan benda-benda tersebut dan melaporkannya kepada pimpinan,” kata Kasi Kamtib Lapas Narkotika Tanjungpinang, Wan Maulana.

Kasi Kamtib mengatakan, upaya pelemparan benda terlarang dari luar lapas merupakan hal yang sering terjadi. Oleh karena itu, petugas terus melakukan deteksi dini untuk mencegah hal tersebut.

“Kami terus melakukan deteksi dini untuk mencegah upaya pelemparan benda terlarang dari luar lapas. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan hal tersebut,” ujar Wan Maulana.

Benda-benda terlarang yang berhasil diamankan akan dilakukan pemusnahan. Petugas juga akan melakukan penyelidikan untuk mencari tahu siapa pelaku yang akan melempar benda tersebut.

“Benda-benda terlarang yang berhasil diamankan akan dimusnahkan. Petugas juga akan melakukan penyelidikan untuk mencari tahu siapa pelaku yang akan melempar benda tersebut,” kata Wan Maulana.

Untuk diketahui pelemparan benda terlarang dari luar lapas merupakan upaya untuk memasukkan benda-benda terlarang ke dalam lapas, seperti narkoba, senjata tajam, dan alat komunikasi. Benda-benda tersebut dapat digunakan oleh warga binaan pemasyarakatan (WBP) untuk melakukan kegiatan yang melanggar peraturan, seperti narkoba, tawuran, atau melarikan diri.

Ada beberapa cara yang biasa digunakan oleh pelaku untuk melempar benda terlarang ke dalam lapas, seperti Menggunakan tali pancing dengan bandul yang diikatkan dengan benda terlarang serta menggunakan ketapel atau alat pelontar lainnya.

(Red/MS)

Komentar