Murni Karena Mabuk Miras, Yosca Dirawat di RSUD Tanjungpinang dan Bukan Jadi Korban Pengeroyokan

Penulis :

Jurnalutama.com (Tanjungpinang) – Akibat mabuk berat karena minuman keras di KTV Rasa Yakin Kota Tanjungpinang, Yoska (28) warga Jalan Asri Indah KM.12 Kelurahan Pinang Kencana Kecamatan Tanjungpinang Timur Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau, terjatuh di kamar mandi hingga mengalami luka di bagian bibir dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tanjungpinang pada Sabtu (08/06/23).

Sebelumnya terkait hal ini diberitakan oleh beberapa media menyebutkan bahwa YOSCA (28) diduga jadi korban penganiayaan dan pengeroyokan oleh temannya di KTV Rasa Yakin hingga mengalami babak belur, dan dirawat di RSUD Kota Tanjungpinang, berdasarkan keterangan korban dan pihak keluarga.

Namun, berdasarkan data yang terhimpun dan media ini kembali berhasil melakukan konfirmasi lanjutan dengan pihak terkait bahwa hal tersebut TIDAK BENAR.

“Berita viral di media sosial yang menyebutkan diduga korban dikeroyok hingga dirawat di rumah sakit itu tidak benar, korban tersebut murni karena mabuk berat dan tidak ada pengeroyokan, ” jelas Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol. H. Ompusunggu, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Bukit Bestari AKP Yuhendri Januar, Minggu (10/06/23).

Lebih lanjut, Kita sudah memeriksa tiga saksi korban kecelakaan di Karaoke Rasa Yakin (Plaza Hotel), terhadap Marwan Karyawan Karaoke Rasa Yakin,

Siska teman Ary (Ary teman Korban) dan Waiters. Kata saksi, korban minum Red Label murni dan Drum tanpa campuran, selama minum korban tersebut membuat rusuh dan selalu mengambil minuman sisa – sisa minuman temannya, memukul dinding sebanyak 4 kali, dan sewaktu bertikai diduga dengan korban dan tidak ada perkalian, dia memang jatuh di kamar mandi terkena bibir pintu dan tidak benar ada pengeroyokan, ” tegas AKP Yuhendri.

Sebelumnya, diceritakan Yoska, pada Sabtu Malam (08/06/2023) ia diajak teman satu kerjanya di Residen Galang Batang Bintan yang bernama Ari untuk karaoke di Rasa Yakin.

“Sekitar jam 1.30 WIB kami berangkat ke KTV Rasa Yakin, di ruang karaoke itu kami ada 12 orang, 4 cewek dan 8 cowok,” ujar Yoska ke awak media ini, Sabtu (09/06/2023).

Namun Dirinya tidak mengenal dengan orang yang ada di KTV Room itu, dia hanya mengenal Ari. Yoska juga mengakui kalau dirinya sudah tidak sadar waktu dibawa ke Rumah Sakit, hanya saja ada saksi yang melihat sewaktu dirinya dibawa ke RSUD Tanjungpinang.

“Sekitar jam Jam 2.30 pagi saya dibawa ke rumah sakit ini dengan keadaan tidak sadarkan diri, namun setelah tiba di Rumah Sakit tiba – tiba saya sadar, setelah sadar saya pun bertanya pada teman saya Ari “kenapa aku”? Kata Ari jatuh dari WC, ” ungkapnya.

“Setibanya ke rumah sakit, ada saksi ibu-ibu yang melihat saya ketika sampai di Rumah sakit, ibu itu mengatakan kepada teman saya “kenapa dipukul temannya, namun dijawab teman saya itu, dia mau beli minuman lagi, ” sambung Yoska.

Menurut keterangan ibu-ibu itu, sambung Yoska, dirinya dibawa ke rumah sakit menggunakan sepeda motor tarik tiga, dengan posisi dirinya di tengah.

“Ibu itulah yang membawa saya masuk kerumah sakit, sehingga saya dirawat sekarang ini,” pungkasnya.

Diakhir, AKP Yuhendri kembali menegaskan bahwa, Korban Mabuk Berat dan Jatuh di kamar mandi tidak ada perkelahian dan pengeroyokan, ” tutupnya.

(Awr/Rat/Red)

Komentar