Pemkab Bintan Himbau Masyarakat Waspada Potensi Banjir Rob

Penulis :
Kanal : Berita, Bintan, Kepulauan Riau726 Dilihat

Jurnalutama.com (Bintan) – Pemerintah Kabupaten Bintan Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bintan menghimbau peringatan dini banjir pesisir (ROB) kepada masyarakat Bintan, Sabtu (17/6/23).

Peringatan tersebut meneruskan edaran Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi Kelas 1 Hang Nadim Batam.

Bupati Bintan Roby Kurniawan melalui Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bintan Ramlah menyampaikan, dengan adanya peringatan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada tanggal 13 Juni 2023, bahwa pada tanggal 18 hingga 20 Juni 2023 wilayah pesisir Kecamatan Bintan Utara, Pesisir Kecamatan Teluk Sebung dan Kecamatan Bintan Timur, dihimbau tetap waspada dan siaga terhadap potensi ketinggian pasang air laut maksimum.

“Kita menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siaga terhadap ketinggian pasang air laut maksimum jika terjadi dari tanggal 18 hingga 20 Juni 2023 mendatang. Kita berdoa semoga harapan ketinggian air laut tidak sampai menimbulkan banjir Rob di pemukiman masyarakat kita, khususnya di wilayah pesisir Kecamatan Bintan Utara, Teluk Sebung dan Kecamatan Bintan Timur, ” kata Ramlah.

Ramlah mengatakan melalui edaran BMKG dengan adanya fenomena fase bulan baru (new moon) serta berdasarkan pantauan data water level prediksi pasang air laut, yang di lakukan BMKG, BPBD Kabupaten Bintan selalu siap dan tetap menjadi dasar patokan kesiapsiagaan untuk selalu memberikan penyelamatan bagi masyarakat.

Karena itu, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk selalu waspada dan siaga terhadap ketinggian air laut yang akan menimbulkan banjir rob.

“Kita selalu waspada dan siaga, untuk selalu mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut di wilayah pesisir Bintan. Sebagai informasi kabupaten Bintan pernah dilanda banjir rob pada bulan Januari lalu (awal tahun). Kita berharap semoga banjir rob tidak terjadi lagi tahun ini, hingga menggenangi pemukiman masyarakat. kita juga berpesan kepada masyarakat untuk selalu menjaga lingkungan sekitar dan saluran air agar tidak terjadi penyumbatan, ” ujarnya.

(Redaksi)

Komentar