Pengerjaan Proyek Overlay Jalan Daeng Celak Terkesan Asal Jadi Ancam Keselamatan Warga 

Penulis :

Jurnalutama.com (Tanjungpinang) – Terkait pengerjaan proyek Overlay di kawasan Daeng Celak menuju Senggarang kembali menuai kontroversi dan berbagai ragam keluhkan dari Masyarakat.

Sebelumnya diberitakan media ini, pengerjaan proyek dimaksudkan ini dinilai tidak memperhatikan keselamatan masyarakat pengguna jalan tersebut dari tumpukan lumpur dan licin hingga menimbulkan jatuhnya pengendara yang melintas.

Diketahui, pengerjaan paket preservasi Jalan dan Jembatan Tanjungpinang Bintan ini dilakukan oleh PT Amanah Anak Negeri dengan masa kerja 300 hari kalender dan nilai kontrak Rp13,398 Miliar dengan menggunakan APBN.

Saat di lokasi, Teguh salah seorang pengguna jalan tersebut dalam aktifitas sehari-harinya menggunakan laluan menuju kantornya berdinas yang berada di Senggarang sangat mengesalkan atas pengerjaan proyek oleh pihak Kontraktor.

Dirinya juga mengutarakan bahwa di lokasi tersebut tidak ada petugas ataupun pekerja yang mengatur jalannya lalu lintas

“Seharusnya ada petugas atau pekerja lah yang mengatur lalu lintas, kalau tidak mampu mengatur ajukan saja permohonan ke Dinas Perhubungan agar ada yang mengatur, ” ujarnya dengan raut muka kesal.

Tidak hanya itu, Tadi pagi juga sempat ada penumpukan kendaraan di tengah jalan karena dari arah senggarang dan dari arah Tanjungpinang sedang padat sementara ruas jalan mengecil akibat proyek tersebut.

Disaat yang sama, Awang  juga menyebutkan tanpa pengawasan dan petugas yang mengatur bagus tutup total proyek tersebut.

“Baiknya ditutup saja, dan berikan arahan jalan alternatif bagi warga yang hendak menuju senggarang, apalagi jalan tersebut merupakan akses menuju ke Ibu Kota Pemerintahan Kota Tanjungpinang, ” Ketusnya.

Kabid Lalu Lintas Dishub Tanjungpinang, Shavran, menyampaikan, belum ada permohonan kepada pihaknya dari kontraktor proyek untuk mengatur lalu lintas di lokasi pengerjaan overlay.

“Sejauh ini pelaksanaan pekerjaan overlay tersebut belum pernah melakukan koordinasi dengan Dishub, ” tegasnya ke awak media. Rabu (05/06/24).

Shavran mengimbau kepada masyarakat untuk sementara dapat agar menuju ke Senggarang menggunakan jalan alternatif Jalan Daeng Kamboja Km 14 dan Jalan Daeng Celak belok kanan menuju Makorem 033 WP.

Proyek tersebut didanai oleh APBN ini sudah semestinya memperhatikan aspek Keselamatan sehingga tidak terkesan asal-asalan dalam pengerjaan.

Hingga berita ini diunggah, awak media ini masih melakukan konfirmasi lanjutan dengan pihak terkait.

(Ratih) 

Komentar