Polres Bintan Intensifkan Patroli dan Penindakan Balap Liar

Penulis :

Jurnalutama.com (Bintan) – Polres Bintan terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas aksi balap liar di wilayah hukumnya dengan melakukan patroli gabungan antara personel Polres Bintan dan Polsek jajaran.

Dalam setiap kegiatan “Jumat Curhat”, masyarakat sering mengeluhkan adanya balap liar yang dilakukan oleh sejumlah kelompok di tempat-tempat tertentu di wilayah hukum Polsek masing-masing. Hal ini juga disampaikan dalam pertemuan antara Kapolsek Bintan Utara dan para tokoh masyarakat, yang semakin mendorong Polres Bintan dan Polsek jajaran untuk mengintensifkan pencegahan.

Pada malam sebelumnya, personel gabungan berhasil mengamankan 4 unit sepeda motor dan 8 orang yang sedang melakukan balap liar di Jalan Raya Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam. Lebih memprihatinkan lagi, dari 8 remaja tersebut, 3 di antaranya masih berstatus pelajar.

Kapolres Bintan, AKBP Riky Iswoyo, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Bintan Utara, AKP Monang P. Silalahi, S.H., membenarkan bahwa personel gabungan telah mengamankan sekelompok remaja yang sedang melakukan aksi balap liar.

“Iya benar, tadi malam kami amankan 4 unit sepeda motor dengan 8 orang remaja yang sedang melakukan balap liar di daerah Jalan Raya Busung pada dini hari tadi,” kata Kapolsek Bintan Utara, Minggu (7/7/2024).

AKP Monang P. Silalahi, S.H., juga menambahkan bahwa aksi balap liar tersebut diketahui dari laporan masyarakat. “Kami mengetahui adanya balap liar tersebut dari masyarakat yang melaporkan, kemudian kami menyusun strategi untuk mengamankan pelaku balap liar dengan menekan risiko kecelakaan sekecil mungkin,” terangnya.

Pembubaran dan penangkapan aksi balap liar tersebut dilakukan oleh personel Polres Bintan dan Polsek Bintan Utara yang datang dari dua arah jalan yang berbeda. Personel Polres Bintan datang dari arah Tanjung Pinang, sedangkan personel Polsek Bintan Utara datang dari arah Tanjung Uban.

“Begitu melihat personel datang dengan kendaraan dinas, pelaku berusaha melarikan diri. Kami hanya mengamankan sebagian dan tidak melakukan pengejaran terhadap yang melarikan diri untuk menghindari kecelakaan,” jelas Kapolsek.

“Setelah diamankan, kendaraan dan pengemudi dibawa ke Polsek Bintan Utara dan selanjutnya dibawa ke Satlantas untuk diamankan dan dilakukan penilangan,” ungkap AKP Monang.

Setelah dilakukan pendataan di Polsek Bintan Utara, seluruh kendaraan tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan seperti STNK dan pajak kendaraan. Dari yang diamankan, terdapat 3 orang pelajar.

“Setelah kami data, dari 8 orang tersebut, 3 orang masih pelajar,” jelas AKP Monang P. Silalahi.

Kapolsek Bintan Utara mengingatkan bahwa saat ini anak-anak sekolah sedang liburan. Orang tua dan wali anak diharapkan melakukan pengawasan agar anak-anak tidak ikut dalam aksi balap liar.

“Khusus anak yang masih sekolah, kami akan beritahukan kepada sekolahnya masing-masing sebagai bahan penilaian bagi guru dan kepala sekolah tentang perilaku anak didiknya di luar sekolah,” ungkapnya.

“Balap liar adalah salah satu penyumbang angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Bintan yang dapat merenggut nyawa dan sangat mengganggu ketenteraman masyarakat serta pengguna jalan lainnya,” tutup AKP Monang P. Silalahi, S.H.

Secara terpisah, Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Khfandi, menyatakan bahwa kendaraan yang kedapatan melakukan aksi balap liar akan ditilang.

“Sepeda motor yang kedapatan melakukan aksi balap liar akan kami tindak dengan ditilang, sedangkan sepeda motornya kami amankan dalam jangka waktu 21 sampai 30 hari,” ujarnya.

Lebih lanjut, sepeda motor baru akan dikeluarkan setelah dilengkapi dan dilakukan pembayaran tilang di bank. Sepeda motor akan tetap diamankan hingga batas waktu maksimal, yaitu 30 hari. Denda maksimal yang harus dibayarkan sesuai aturan adalah hingga Rp2.500.000,- (dua juta lima ratus ribu rupiah), ” pungkasnya.

(Ratih)

Komentar