Polsek Tanjungpinang Timur Tangkap Residivis Kasus Pencurian 1 Orang DPO 

Penulis :

Jurnalutama.com (Tanjungpinang) – Satu residivis inisial II (24) warga Sidodadi Tanjungpinang ditangkap Polsek Timur Polresta Tanjungpinang terkait kasus pencurian dengan pemberatan di Perumahan Indah Kota Tanjungpinang pada Sabtu (04/05/24) dinihari, dan satu lagi tersangka inisial B masih dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Heribertus Ompusunggu melalui Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Rifi Hamdani Sitohang membenarkan kejadian tersebut saat konferensi pers di Mapolsek Tanjungpinang Timur, Kamis (15/05/24).

Dalam konferensi pers AKP Rifi Hamdani Sitohang didampingi Kanit Reskrim Ipda Apriyandi menyampaikan kronologis kejadian berawal pada Jumat (03/05/24) sekitar pukul 17.00 WIB tersangka (II) datang ke rumah tersangka B (DPO) yang berada di Kijang Lama KM. 6.

Kemudian, pukul 22.15 WIB tersangka (II) dan tersangka B (DPO) pergi bermain Bilyard hingga pukul 00.00 WIB lalu kali ke rumah tersangka (B) di Kijang Lama., Karena bosan di rumah tersangka B mengajak tersangka (II) keluar untuk menggambar rumah- rumah yang akan dicuri.

Selanjutnya, pada Sabtu sekira pukul 03.45 WIB tersangka (II) dan (B) tiba di rumah korban (Zulkarnaen) dengan menggunakan sepeda motor merk Yamaha Mio, Setelah (II) mengecek situasi rumah korban, kemudian (II) masuk ke dalam rah melalui pintu depan yang terbuka sedikit, kemudian Tersangka (B) masuk rumah dan menyerahkan Laptop daerah Abu-abu kepada tersangka (II), Tak lama kemudian tersangka (B) kembali membawa 2 unit HP.

“Tersangka dan barang bukti kita amankan di Polsek Tanjungpinang Timur, alasan tersangka melakukan aksi pencurian ini, setelah mendapatkan hasil curian akan dijual untuk berfoya-foya, ” terang AKP Rifi.

Adapun barang bukti yang turut diamankan Polsek Tanjungpinang Timur ini berupa Dua Unit HP merk Real Me C53 warna Hitam dan HP Vivo Y301 warna Biru serta 1 Unit Laptop merk Asus A401MA warna Grey dan Satu Sepeda Motor Yamaha Mio warna Hitam dengan NOPOL BP 5101 BF sebagai prasarana dan sarana perbuatan tindak pidana pencurian ini.

“Atas perbuatannya tersangka disangkakan pasal 363 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman 7 tahun penjara”

(Ratih) 

Komentar