Proyek PUPR dan Dinkes Fakfak Tak Akan Rampung Hingga Akhir 2023

Penulis :

Jurnalutama.com (Papua Barat) Sejumlah proyek fisik di Kabupaten Fakfak ditenggarai tak rampung sesuai kontrak, termasuk proyek Dinas Kesehatan (Dinkes) yakni pembangunan 3 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di 3 Distrik yakni Distrik Furwagi, Distrik Kayauni dan Distrik Fakfak Timur Tengah yang mestinya rampung Desember ini.

Pasalnya, hingga pertengahan Desember tahun 2023, progres pembangunan proyek-proyek tersebut masih di bawah 100 persen.

Data yang dihimpun 1Detik menyebutkan, untuk progres pembangunan 3 Puskesmas saat ini baru mencapai 59 persen.

Untuk Pembangunan Puskesmas Fakfak Timur Tengah dengan Nilai Kontrak Rp. 8.243.300.000,00 dikerjakan CV. BERSATU MEMBANGUN NEGERI baru mencapai 59,56 persen.

Sementara Pembangunan Puskesmas Kayauni dengan nilai kontrak Rp.8.553.500.000,00, dikerjakan CV. TUBER SERAM baru mencapai 59,20 persen.

Sementara Pembangunan Puskesmas Kayauni dengan nilai kontrak Rp.8.553.500.000,00, dikerjakan CV. TUBER SERAM baru mencapai 59,20 persen.

Sedangkan proyek Pembangunan Puskesmas Furwagi dengan nilai kontrak Rp. 8.954.000.000,00, dikerjakan CV. BERSATU MEMBANGUN NEGERI mencapai 59,44 persen.

Tiga proyek pembangunan Puskesmas tersebut, kabarnya bakal di adendum atau perubahan kontrak guna penambahan waktu pengerjaan. Meskipun demikian, belum ada penjelasan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) karena masih berada di luar daerah.

Selain tiga proyek tersebut, ada juga 2 proyek fisik Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Fakfak yang beralamat di jalan Dr.Salasa Namudat yakni, proyek pembangunan Sport Centre tahap 2, dengan nilai kontrak Rp. 2.256.745.077,21 yang dikerjakan CV. GHINA JAYA SULBARINDO hingga kini, belum juga tuntas dikerjakan.

Penanggungjawab pekerjaan proyek Sport Centre, Panjul, saat dikonfirmasi 1Detik mengatakan, ada keterlambatan saat proyek tersebut dikerjakan dan juga ada perubahan gambar yang diusulkan Bupati Fakfak, Untung Tamsil, S.Sos, MSi yang berdampak pada penyelesaian pekerjaan tersebut.

Dari pantauan media ini, para pekerja sementara ini berusaha menuntaskan pembangunan Tugu Pala di tengah-tengah areal Sport Centre dan juga pembangunan jembatan sepanjang 8 meter ke arah laut. Untuk pembangunan jembatan, baru proses penancapan dua tiang penyangga jembatan.

Sama halnya proyek pembangunan Ruang Terbuka Jijau (RTH) dengan nilai kontrak Rp.6.336.440.000,00, dikerjakan CV. ADITYA KARYA KONSTRUKSI yang belum tuntas dikerjakan.

Mandor proyek RTH, Asrobi yang ditemui media ini di areal proyek tersebut mengatakan, dirinya tidak mengetahui waktu penyelesaian proyek tersebut.

(Erlan/Red)

Komentar