Rehabilitas Jalan Sungai Buluh – Jagoh, Ketua DPRD dan Masyarakat Lingga Bangga Dengan Gubernur Kepri

Penulis :
Kanal : Berita, Kepulauan Riau, Lingga692 Dilihat

Jurnalutama.com (Lingga) – Ketua DPRD Kabupaten Lingga, Ahmad Nashirudin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad untuk memperbaiki dan membangun ruas jalan penghubung 3 Kecamatan dari Simpang Sungai Buluh -Simpang Jagoh, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga sepanjang 6 Kilometer, APBD Kepri 2023 senilai lebih kurang Rp.2,994 Miliar.

Ungkapan Ketua DPRD Lingga, Ahmad Nashirudin tersebut layak ia sampaikan, saat meninjau langsung kondisi akses proyek jalan penghubung menuju ibukota kabupaten dan provinsi tersebut sangat vital dan didambakan oleh bagi masyarakat di pulau Singkep tersebut, Minggu (18/6/2023).

Alhasil, akhirnya dapat seger terwujud meskipun saat ini masih belum sempurna.

“Sudah lama jalan tersebut terbiarkan dengan kondisi sangat parah saat dilalui kendaraan, terutama di beberapa titik ruas jalan yang ada. Alhamdullilah saat ini sudah hampir selesai dikerjakan. Pastinya masyarakat cukup senang, dan saya mewakili segenap lapisan masyarakat Kabupaten Lingga, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kepri, dalam hal ini, pak Gubernur Ansar yang cepat tanggap menerima keluhan masyarakat disini,” ungkap Ahmad Nashirudin.

Diakui, kegiatan rehabilitasi ruas jalan tersebut memang saat ini masih belum sempurna. Hal ini dimaklumi, disebabkan keterbatasan anggaran yang tersedia untuk memperbaiki jalan dengan tingkat kerusakan jalan sangat parah selama ini

“Alhamdulillah, hari ini sudah bisa di lalui tanpa hambatan jalan berlubang besar dan semak belukar di pinggir bahu jalan yang selama ini kita rasakan,” ungkap Nashirudin.

Orang nomor satu di DPRD Kabupaten Lingga ini menambahkan saat ini masih ada kekurangan yang harus segera di kerjakan.

Sebab informasi dari pelaksana di lapangan masih ada beberapa titik di ruas jalan tersebut yang masih belum bisa di kerjakan karna keterbatas anggaran,

“Kekurangannya tidak banyak, paling sekitar di bawah Rp.1 Miliar.Dengan menambah anggaran, tentunya bisa membantu menuntaskan kekurangan volume titik jalan yang kondisinya rusak ringan,” imbuhnya.

(*/Red)

Komentar