Sejumlah 411 Napi Lapas Kelas IIA Tanjungpinang Diusulkan Remisi Idul Fitri 1445H

Penulis :

Jurnalutama.com (Bintan) – Sejumlah 114 Orang Narapidana (Napi) l, Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan ( Lapas) Kelas IIA Tanjungpinang dari jumlah 519, diusulkan Remisi Khusus keagamaan yakni Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah di Tahun 2024 Masehi.

“Sebanyak 411 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Tanjungpinang diusulkan untuk menerima remisi khusus tersebut, ” jelas Kalapas Kelas IIA Tanjungpinang, Maman Herwaman, Rabu (03/04/24).

Namun tidak hanya itu, Maman Herwaman juga menyebutkan, selain Remisi Khusus (RK) hari raya Idul Fitri akan diberikan juga remisi pada bulan Agustus mendatang, kemudian akan diberlakukan remisi khusus bagi warga binaan yang menderita sakit yang berkepanjangan pada tanggal 7 April 2024.

“Pada tanggal 7 bulan ini, akan diberlakukan remisi khusus untuk penderita sakit berkepanjangan. Kami telah mengajukan usulan untuk 3 orang, dan alhamdulillah, 2 diantaranya telah memenuhi syarat, ” terangnya.

Dijelaskan Kalapas Kelas IIA Tanjungpinang, remisi khusus untuk penderita sakit berkepanjangan merupakan pengurangan masa hukuman bagi mereka yang membutuhkan perawatan agar dapat kembali ke tengah keluarga dengan cepat,

Kemudian, Kalapas juga mengharapkan dengan adanya resmi tersebut dapat memotivasi Narapidana itu sendiri.

“Dengan adanya remisi ini, diharapkan para narapidana akan lebih termotivasi di dalam Lapas dan bersukacita merayakan kemenangan Idul Fitri, ” ungkap Maman.

Maman Herwaman juga membeberkan aktifitas para Narapidana di dalam Lapas di bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah.

“Selama bulan Ramadhan, mereka sangat termotivasi untuk berpuasa, melakukan Tarawih, dan Tadarus. Perayaan ini akan diakhiri dengan pembagian zakat dan pada tanggal 10 April 2024. kami akan melaksanakan shalat Ied bersama dengan ASN Lapas, ” tuturnya.

Masih sambungnya, Saya berharap semua tetap semangat menyambut kemenangan Idul Fitri, dan semoga semua berjalan lancar. Kami berharap keputusan mengenai remisi ini dapat dipercepat, karena pembinaan terbaik adalah pembinaan di tengah keluarga,” harap Maman.

Dikesempatan yang sama Kasubsi Registrasi Lapas Kelas IIA Tanjungpinang, Tri Yogi Rantika Sari, menyatakan bahwa pihaknya telah mengajukan usulan untuk 411 orang Narapidana terkait yang dimaksudkan.

“Hingga saat ini, Surat Keputusan (SK) belum dikeluarkan. Biasanya, SK akan dikeluarkan pada H-1 sebelum Idul Fitri, ” ujar pungkasnya.

Diakhir, Kalapas Kelas IIA Tanjungpinang kembali menegaskan bahwa baiknya pembinaan adalah pembinaan di tengah keluarga tercinta.

“Sebaik-baiknya pembinaan adalah pembinaan di tengah- tengah keluarganya bukan di dalam Lapas makannya  kita percepat bagaimana bisa berkumpul dengan keluarga saling support, baik keluarga juga masyarakat sekitarnya, ” tegas pungkasnya ramah.

(Ratih)

Komentar