Ketua Umum LSM Cindai Kepri; Pemilu 2024 Ini Jadilah Pemilih Cerdas, Bukan Korban Hoax dan Provokasi

Penulis :
Kanal : Berita, Kepulauan Riau, Politik324 Dilihat

Jurnalutama.com (Kepri) – Dalam upaya mewujudkan Pemilihan Umum (PEMILU) tahun 2024, Ketua Umum LSM Cerdik Pandai (Cindai) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) , Edi Susanto mengajak kepada segenap elemen masyarakat Indonesia pada umumnya dan Kepri pada khususnya agar tetap memegang asas Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil (Luber Jurdil) dan berkualitas serta terhindar dari informasi, kabar, berita yang palsu atau bohong (Hoax).

Masyarakat diberikan hak penuh untuk memilih calon pemimpin, dari tingkat pemerintah pusat hingga daerah. Perlu kejelian dan kewaspadaan yang tinggi agar tidak menjadi korban Hoax di era digital yang sudah tidak terbendung lagi.

“Pemilu ini harus kita jalankan dengan damai. Di era digital yang masif saat ini, kita harus lebih kritis dan bijaksana. Mana informasi benar, mana informasi hoax. Sehingga kita tidak mudah terprovokasi,” ungkap Edi Cindai (sapaan akrab) disela-sela santai di Posko Cindai Tanjungpinang, Selasa (16/01/2024).

Lebih lanjut, Ketua Umum Cindai Kepri ini juga mengingatkan kembali pada 14 Februari 2024 nanti, dimana masyarakat akan memilih pemimpin-pemimpin bangsa. Baik di Eksekutif maupun Legislatif yang akan menentukan masa depan bangsa lima tahun ke depan.

“Kita bukan memilih kucing dalam karung. Kita memilih pemimpin dan wakil rakyat. Jadi harus faham benar rekam jejaknya. Bukan karna orientasi politik uang (money politik) atau yang sering disebut serangan fajar saja,” ungkapnya sambil bercanda.

Selain itu, Edi Cindai juga menyampaikan bahwa penting bagi semua pihak untuk mendorong kampanye yang berkualitas dan menyehatkan demokrasi, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan memprioritaskan politik berbasis gagasan, bukan adu domba dan hoax.

“Kita harus menjadi pemilih cerdas. Manfaatkan media online dan media sosial dengan bijak, jangan makan mentah-mentah dan langsung share (bagikan) kemana-mana. Telusuri dulu kebenarannya,” tutupnya. (Red)

Komentar