Bupati Natuna Saat Hadiri Satu Suro di Desa Tapau 

Penulis :
Kanal : Natuna90 Dilihat

Jurnalutama.com natuna-Bupati Natuna, Wan Siswandi di dampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Natuna, Septi Dwiani Wan Siswandi beserta rombongan menghadiri perayaan l Suro (l Muharram ) dengan tema “Sedekah Bumi Grebek Tumpeng”. Bertempat di Desa Tapau Kecamatan Bunguran Tengah Kabupaten Natuna. Rabu 19/07/2023.

Bupati Natuna, Wan Siswandi setibanya di Desa Tapau di sambut langsung oleh masyarakat dan tokoh adat dengan memasangkan kalungan bunga dan blangkon yang merupakan tutup kepala khas jawa sebagai bentuk tanda penghormatan terhadap petinggi yang datang saat menghadiri acara tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua ll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Natuna, Jarmin Sidik, beserta anggota DPRD Natuna, Eri Marka, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimda, Camat Bunguran Tegah, Kepala Desa dan tamu undangan lainnya.

Bupati Natuna dalam sambutanya menyampaikan apresiasi yang setingi-tinginya karena kegiatan tersebut merupakan bentuk kegiatan yang positif dari bentuk rasa syukur atas nikmat yang sudah diberi oleh Allah SWT.

“Tapi yang terpenting adalah, syukur nikmat atas kesehatan yang diberikan oleh Allah SWT, termasuk hujan turunya hari hujan karena dalam beberapa bulan yang lalu di wilayah natuna mencapai suhu panas yang sangat luar biasa dan itu juga merupakan nikmat dari Allah SWT.,”Ungkap Wan Siswandi.

Selanjutnya, Wan Siswandi juga menyampaikan bahwa dirinya mengerti betul permasalahan yang terjadi di Kecamatan Bunguran Tengah, yaitu permasalahan air bersih dan masalah status tanah milik warga yang kini telah diselesaikan saat ia menjadi Kepala Daerah.

Terkait dengan air bersih saat ini saya tengah mengupayakan saluran pipa dari PDAM agar dapat mengalir ke wilayah Bunguran Tengah setelah pembangunan Embung Sebayar selesai dibangun.

“Kalau soal status tanah masyarakat saya bersama Kadisnakertrans bertemu Pak Mentri dan Wakil Mentri di Jakarta dan sudah membahas terkait tanah masyarakat transmigrasi di wilayah natuna, namun tanah yang telah dibebaskan sebesar 5.190 hektar untuk wilayah Kecamatan Bunguran Tengah Ini.,”Tegas Wan Siswandi.

“Insya Allah di Kecamatan Batubi sekitar 600 hektar tanah milik transmigrasi masih dalam proses pembebasan atau pengukuran dan pembayaran pajak, mudah-mudahan persoalan tanah Transmigrasi Ini akan segera mungkin dapat di selesai.,”Tutup Wan Siswandi.

Senada dengan Kepala Desa Tapau Kecamatan Bunguran Tengah Kabupaten Natuna, Sudionoe yang juga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur kepada sang maha pencipta yang telah memberikan rezeki kepada masyarakat di Desa Tapau yang memiliki hasil bumi yang cukup untuk di komsumsi oleh masyarakat setempat.

“Dan kegiatan ini merupakan kegiatan turun-temurun yang dilaksanakan setiap tahun dan merupakan tradisi dari kami warga Bunguran Tengah.,”Tutup Sudiono.

(IIL)

Komentar