Saka Bahari Lanal Ranai Gelar Latihan Dayung Perahu Karet di Pantai Penagi 

Penulis :
Kanal : Kepulauan Riau, Nasional, Natuna781 Dilihat

Jurnalutama.com (Natuna) – Saka Bahari Lanal Ranai melaksanakan latihan dayung perahu karet yang di lakukan oleh kakak pembina dari Lanal Ranai Sertu Ttg Rusdiyanto dan Serda Ttu Ibrohim Maya Sumarna di perairan pantai Penagi, Desa Batu Hitam Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (26/02/2023).

Latihan ini merupakan salah satu materai kecakapan yang harus dikuasai oleh pramuka Saka Bahari Lanal Ranai tentang teknis dayung perahu karet di laut.

Kegiatan dayung perahu karet dipimpin Perwira Staf Potensi Maritim Lanal Ranai  Mayor Laut (T) Muhamad Tuahta yang diikuti 10 (sepuluh) putra dan 12 (dua belas ) Putri Saka Bahari Lanal Ranai.

Materi yang dilatihkan adalah dayung maju, tujuan dari dayung maju ini adalah untuk menggerakkan perahu kearah depan (maju).

Caranya yaitu dengan cara menancapkan dayung didepan kemudian mengayuh dayung kebelakang sampai sejajar dengan bagian belakang perahu karet dan angkat bilah dayung, ulangi ke posisi semula dan seterusnya.

Ada pula dayung mundur, tujuan dari dayung mundur ini adalah untuk menggerakkan perahu karet kebelakang ataupun untuk memperlambat laju perahu.

Caranya yaitu kebalikan dari dayung maju yaitu dengan menancapkan bilah jauh dibelakang posisi badan kita kemudian tarik kedepan secara bersama-sama sampai posisi awal dayung maju.

Paspotmar Lanal Ranai Mayor Laut (T) Muhamad Tuahta pada kesempatannya itu menyapaikan bahwa agar siswa Saka Bahari dalam melaksanakan latihan serius dan mengikuti apa yang disampaikan oleh pelatih.

“Untuk mencegah terjadi kecelakaan dalam melaksanakan praktek di Laut, ” terang Paspotmar.

Lebih lanjut, Paspotmar Lanal Ranai menyampaikan tujuan dari latihan mendayung perahu karet di Laut adalah  untuk mengetahui penggunaan dayung perahu karet dan manfaat perahu karet sebagai alat bantu pertolongan dalam air.

“Apabila terjadi bencana alam seperti banjir maka Tim SAR bisa menggunakan perahu karet tersebut sebagai alat bantu untuk mengevakuasi para korban banjir atau memberikan bantuan berupa makanan dan pakaian, ” tutupnya.

(Yuri)

Komentar