TP PKK Natuna Gerak Cepat Jenguk Ananda Kayolah Kayla Nadhifa Di RSUD 

Penulis :
Kanal : Natuna219 Dilihat

Jurnalutama.com (Natuna)– Mendengar informasi adanya balita menderita gizi buruk di masyarakat, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Natuna, Septi Dwiani Siswandi meminta segenap pengurus PKK Kabupaten dan Kecamatan Bunguran Timur untuk melihat kondisi pasien.

Hal ini disampaikan Septi Dwiani Siswandi kepada media ini, melalui handpon selulernya yang masih di luar kota mendampingi Bupati Natuna Wan Siswandi bertugas.

Menurut septi, dirinya akan segera mengevakuasi kejadian ini, agar hal tersebut tidak terjadi lagi di Kabupaten Natuna. Sebab menurutnya, selama ini PKK Natuna bekerja sama denga Dinas Kesehatan selalu memberi penyuluhan kepada masyarakat terutama terhadap kesehatan anak dan ibu hamil melalui Posyandu.

“Memang hal ini kita tidak bisa bekerja sendiri, harus juga dibarengi dengan kesadaran dari masyarakat untuk aktif memeriksakan diri ibu hamil dan balita ke Posyandu, agar hal ini bisa kita cegah sedini mungkin,” ungkap Septi.

Hal tersebut akan menjadi acuan dirinya bersama seluruh PKK Natuna untuk terus memberikan pemahaman kepada masyarakat agar terus mendatangi Posyandu dan memeriksakan diri ke rumah sakit tentang kesehatan anak dan ibu hamil.

Karena semua gratis dengan BPJS yang sudah ditanggung oleh pemerintah daerah Natuna. “Semoga kesehatanya cepat pulih,” harap Septi.

Ananda Kayolah Kayla Nadhifa bayi berusia 11 bulan di Bandarsyah, Kabupaten Natuna mengalami gizi buruk. Meski sudah dibawa ke rumah sakit, kondisi bayi yang memiliki berat 4 kilogram itu tidak ada perubahan.

Orangtua bayi, Nurhalifah berharap uluran bantuan kepada pemerintah dan donatur agar anaknya bisa dirawat di rumah sakit luar daerah dan normal kembali.

Terkait hal ini, Hadijah Rodhial Huda bersama pengurus PKK Kabupaten dan kecamatan telah melihat kondisi pasien agar mendapatkan pelayanan terbaik dari RSUD Natuna.

Hal ini juga dibenarkan oleh Camat Bunguran Timur, Hamid Asnan bahwa pasien saat ini masih di rawat di RSUD Natuna dengan BPJS.

“Pasien sudah ditangani oleh RSUD Natuna dengan menggunakan BPJS kesehatan yang telah ditanggung oleh pemerintah daerah Natuna” tutup Hamid Asnan.

(Yuri)

Komentar