Rumah Pribadi Bupati Lampung Utara Dikepung Puhunan Kontraktor

Penulis :
Kanal : Hukum dan Kriminal, Lampung424 Dilihat

Jurnalutama.com (LAMPUNG UTARA) – Ironis, Rumah pribadi Bupati Lampung Utara Budi Utomo dikepung puluhan kontraktor, Rabu (15/11/2023).

Mereka menuntut kejelasan pembayaran pekerjaan di Pemkab Lampung Utara yang sudah selesai sejak tahun 2022.

Setahun lamanya para kontraktor menagih pencairan karena berkaitan dengan pekerjaan proyek yang sudah selesai dikerjakan sejak lama.

Hal ini memicu ketegangan karena hingga akhir 2023 tidak ada kejelasan kapan pembayaran akan dilakukan Pemkab Lampura. (Dikutip dari radarmetro.disway.id)

Meski tak berhasil bertemu dengan Bupati, namun melalui ajudannya, para kontraktor diarahkan untuk rapat bersama dengan instansi terkait di kantor pemkab terkait persoalan terlambatnya pembayaran proyek tersebut.

Staf Ahli Bupati Basirun Ali, usai rapat menyampaikan, hasil rapat bersama kontraktor hari ini disimpulkan bahwa utang proyek tahun 2022 akan segera dibayarkan.

Dikatakan Basirun, pembayaran akan dilakukan sepanjang seluruh persyaratan administrasi yang diharuskan telah lengkap.

Jika tidak, pembayarannya belum dapat dilakukan.

Selain itu, Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi, Dinas Perumahan, dan Dinas Perdagangan juga telah menyepakati bahwa uang muka proyek tahun 2023 ditiadakan.

“Fokusnya untuk menyelesaikan utang proyek dulu,” kata Basirun.

Di tempat yang sama, Kepala BPKAD Lampung Utara Mikael Saragih mengatakan, uang proyek yang akan dibayar itu ialah uang yang telah tercatat sebagai utang pemkab.

Hal itu tertuang dalam surat pengakuan utang yang sudah ditandatangani.

“Yang sudah dibuatkan surat pengakuan utangnya, siap kami bayarkan,” kata dia tanpa mau menyebutkan berapa angka pastinya dari utang tersebut.

Sementara itu, Adi Rasyid menuturkan, keputusan yang diambil ini memang sesuai dengan harapan mereka.

Sebab, nyaris satu tahun lamanya mereka menunggu uang proyek tanpa ada kejelasan kapan pembayarannya. (AKO)

Komentar