Antrian Mencapai 11 Km: Pelabuhan Merak Terus Dipadati Pemudik Ke Sumatra

Penulis :
Kanal : Banten, Lampung, Nasional, Otomatif4696 Dilihat

Jurnalutama.com (Merak) – Pelabuhan Merak, Banten, masih menjadi pusat perhatian yang dipadati oleh pemudik yang akan pulang kampung menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kepadatan ini menyebabkan kemacetan yang mengganggu pada Minggu (7/4) Siang, menjelang H-3 lebaran.

Puncak arus mudik di Pelabuhan Merak diprediksi akan berlangsung dari tanggal 5 hingga 8 April 2024, dengan tingkat kepadatan yang tinggi. Antrean kendaraan mencapai 11 kilometer, memperparah kondisi lalu lintas di sekitar pelabuhan.

banner 336×280
Penyebab utama dari kemacetan ini adalah penerapan sistem delaying oleh pihak kepolisian. Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri yang diwakili oleh Irjen Aan Suhanan mengungkapkan kepadatan arus kendaraan menuju Pelabuhan Merak disebabkan oleh penerapan delaying system.

“Aplikasi delaying system dilakukan untuk mengurangi kepadatan, tetapi kenyataannya malah menyebabkan antrean kendaraan yang panjang menuju pelabuhan,” ungkap Irjen Aan Suhanan.

 

Dok.F/ antiran kendaraan sampai di jalan tol merak Banten.
Dok.F/ Antiran kendaraan sampai di jalan tol merak Banten.

Selain itu, faktor lain yang turut menyebabkan penumpukan di pelabuhan adalah kedatangan pemudik yang tidak sesuai dengan jadwal keberangkatan. Banyak pemudik yang tiba di pelabuhan tanpa memperhatikan waktu yang tertera di tiket mereka.

Irjen Aan Suhanan menekankan pentingnya untuk datang sesuai dengan jadwal keberangkatan yang tertera di tiket. Bagi mereka yang tidak mematuhi jadwal, Kapolda Banten Irjen Pol Abdul Karim menyatakan bahwa mereka akan dialihkan ke Pelabuhan Ciwandan.

“Pemudik yang sudah sampai di Merak tanpa tiket akan dialihkan ke Pelabuhan Ciwandan,” jelas Irjen Pol Abdul Karim. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi terhadap penumpukan kendaraan di Pelabuhan Merak yang tiketnya telah habis pada tanggal 6-8 April.

Namun, di Pelabuhan Ciwandan, situasi juga tidak lebih baik. Antrean kendaraan roda dua terlihat panjang, bahkan memanjang hingga ke luar gerbang pemeriksaan.

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), Arif Suhartono, menjelaskan antrean ini disebabkan oleh campuran arus kendaraan, di mana kendaraan pemudik bercampur dengan arus truk yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Dengan demikian, terus berlanjutnya kemacetan dan antrean di Pelabuhan Merak serta Pelabuhan Ciwandan menunjukkan bahwa perlu adanya peningkatan koordinasi dan pengaturan yang lebih efektif untuk mengatasi arus mudik yang tinggi menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Komentar