Alamak..!! Seorang Guru Wanita Diduga Selingkuh Dengan Pria Bejat Kekasihnya di Hotel

Jurnalutama.com (Bekasi) – Seorang guru SDN Bojong Menteng Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, masuk Kawasan Blu Plaza dengan mengenderai mobil B 2xx7 BIZ, di dalam mobil tersrbut seorang wanita dan seorang pria, masuk dan check-in di hotel RP selama 2 jam kurang lebih.

Keluar dari hotel langsung menuju SDN Bojong Menteng dan ibunya turun dari mobil dan masuk sekolah hanya untuk absen. Kemudian ibunya naik mobil dan menuju  Mall Galaxy di depan pintu masuk ibunya turun dan naik kelantai 3 untuk beristrahat, prianya keluar Mall dan mutar ke depan masuk ke Ruko kantor P. H Teman dari si Pria, pada saat dilakukan klarifikasi oleh Wartawan, pertama-tama Prianya tidak mengaku, malah bertanya kepada Wartawan, apa urusanmu, ” tantangnya.

Dan akhirnya, sang Prianya mengaku, bahwa beliau salah membawa perempuan yang bukan istrinya ke dalam kamar hotel dan prianya bernama  Purwanto Hadi Saputro meminta maaf, saya khilaf dan minta tolong supaya tidak di expos dan menawarkan beberapa uang kepada para wartawan yang meliputnya.

Beliau mencoba untuk menyogok wartawan agar aipnya tidak di publikasi. Hingga beliau mentransfer sejumlah uang. Tetapi hal itu bukan keinginan para wartawan yang mengetahui sang pria dan seorang guru perempuan itu bersenang-senang walau bukan muhrimnya.

Okeh karena itu, diminta kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi dan pihak terkait lainnya untuk lebih membina guru-guru di wilayahnya, supaya menjaga marwah dan martabat guru pendidik khususn6a di lungkungan Kota Bekasi, jangan berperilaku bejat seperti yang dilakukan guru SDN Bojong Menteng bersenang-senang dengan pria kekasihnya alias selingkuh, tanpa memikirkan nama baik dirinya dan Dinas Pendidikan dan hal itu dapat mencoreng nama baik Kepala Dinas Pendidikan, seakan tidak dapat membina guru bawahannya.

Untuk membuat efek jera bagi guru lainnya, sebaiknya UU Saiful Mikdar yang baru dilantik menjadi Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, memanggil dan memberi teguran kepada guru wanita SDN Bojong Menteng tersebut.

“Jangan nantinya menjadi duri dalam daging di instansi ini khususnya Dinas Pendidikan Kota Bekasi. Demikian juga Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) supaya rajin memonitor sekolah di lingkungannya di Kota Bekasi, ” ujar salah seirang warga Rawalumbu yang menolak disebut namanya.

(Gunawan)

Comment