Dua Nelayan Hanyut Ditemukan di Perairan Pulau Sangiang

Penulis :
Kanal : Berita, Kepulauan Riau, Lampung, Lamsel273 Dilihat

Jurnalutama.com (Lampung selatan) – Dua Nelayan asal Bakauheni ditemukan selamat dari hantaman gelombang setinggi Lima Meter di perairan Selat Sunda, Minggu (17/03/2024).

Kronologis kejadian Pada hari Sabtu, 16 Maret pada pukul 09.00 WIB. (dua) orang nelayan berangkat dari Muara Pilu menuju perairan antara Tanjung Tua dan Pulau Sebesi untuk mencari ikan,

Nelayan asal Muara Pilu Bakauheni yang bernama Herman, dan Jainuri asal dusun Belebu Desa Toto Harjo kecamatan Bakauheni Lampung Selatan, hendak memasang jaring ikan di perairan pulau Sangiang. Namun, naas perahu yang dibawanya setelah memasang jaring di hantam gelombang setinggi lima meter dan perahu tersebut mengalami pecah menjadi dua kemudian perahu tersebut akhirnya tenggelam.

Dengan bantuan alat seadanya hanya mengandalkan pelampung tutup viber, lalu kedua nelayan tersebut mempunyai inisiatif untuk menyelamatkan diri menepi ke bibir pantai pulau sangiang.

Setelah berusaha untuk mencapai bibir pantai Pulau sangiang dan bergegas mencari jalan alternatif untuk naik ke bukit.
Dengan keadaan gelap  tanpa adanya lampu penerangan, keesokan harinya pada pukul 06:00 Wib, kedua nelayan berjalan kaki untuk melanjutkan dan menelusuri pinggir pantai pulau sangiang, menuju ke arah sebelah Timur, kemudian di sana bertemu nelayan asal Muara Bakau yang sedang istirahat minggir di bibir pantai dan langsung mendapatkan pertolongan dengan keadaan badan sangat lemas.

Minggu pagi pukul 08:00, WIB Tim gabungan Basarnas  POS SAR Bakauheni bergegas melakukan pencarian menuju Pulau sangiang cilegon banten, menggunakan kapal Rigid Inflatable Boat (RIB)

Setelah penyisiran di lokasi  Perairan Pulau sangiang Tim basarnas Gabungan Menyisir ke bagian utara barat dan selatan, Kemudian Tim Basarnas gabungan menghampiri ke pos Lanal TNI AL untuk berkoordinasi dengan petugas di pulau sangiang cilegon banten

Selang beberapa menit keluarga korban nelayan (Uda Edon) mendapat kabar via tlpn dari ketua kelompok nelayan (Ruslan) Muara Bakau, korban telah di ketemukan dalam keadaan selamat, oleh para nelayan yang sedang mencari ikan.

Kemudian, Dua Korban Nelayan di Evakuasi dibawa ke pelelangan ikan Muara pilu memakai kapal Rigid Inflatable Boat (RIB) Basarnas Pos Sar Bakauheni

Dua korban Nelayan langsung mendapatkan penanganan perawatan Oleh Tim Medis  Puskesmas Bakauheni.

(AKO)

Komentar