Terkait Dugaan Korupsi, Kadis PUPR Lampura Mendadak Buat Pertemuan Dengan Sejumlah Wartawan

Terksait Proyek Ornamen Tapis Bukit Kemuning diduga tidak sesuai dengan spesikasi di kontrak, KPA/PPK idealnya menerapkan sanksi terhadap Rekanan yang nota bene asal jadi.

Jurnalutama.com (Kota Bumi) – Baru seumur jagung Proyek Kegiatan yang sudah diserah terimakan pekerjaan kepada Dinas PUPR selaku Kuasa Pengguna Anggaran/Pejabat Pembuat Komitmen kini sudah retak dan pecah.

Pasalnya, ditenggarai campuran maupun adukan semen tidak sesuai dengan spesifikasi yang dipasang dengan kontrak perjanjian. Diketahui saat kedatangan rombongan pengawas  dan didampingi oleh pelaksana (CV Pematang Lubang) kelokasi Bapak Camat Bukit Kemuning.

Pengakuan saat serah terima pekerjaan disampaikan, supaya  mutu pekerjaan kegiatan di perbaiki termasuk atas pengaduan sejumlah warga disekitar kegiatan untuk melakukan perbaikan sesuai dengan tanggung jawabnya sebagai pelaksana.

Aspirasi Masyarakat yang disampaikan Camat Bukit Kemuning langsung kepada Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara, bahwa Proyek Ornamen Tapis Bukit Kemuning yang baru diserahterimakan ke Pemerintah Daerah Lampung Utara kini menjadi pertanyaan.

“Bobroknya pekerjaan yang baru saja diserah terimakan ke Dinas PUPR menjadi trending topic akibat rusaknya pekerjaan yang saat ini sudah pada pecah dan retak padahal anggaran tersebut menggunakan uang masyarakat dari APBD yang dibayar lewat Pajak yang,”.

Tidak biasanya Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara mendadak mengumpulkan sejumlah awak media, menurut pengakuan sumber yang layak dipercaya, dengan alasan pertemuan tersebut dengan Kepala Dinas PUPR baru saja serah terima jabatan dan pelantikan hingga penyarahan SK untuk menduduki jabatan barunya.

Atas beredarnya rumor atas penggantian Kepala Dinas PUPR, Ketua Bidang Investigasi DPC  FQRKORINDO Kabupaten Lampung Utara Muharil  angkat bicara, “ Aneh rasanya, atas adanya pertemuan dadakan Dinas PUPR dengan sejumlah awak media dikumpulkan di salah satu rumah makan di Kotabumi, ” jelas Muharil.

Tidak hanya itu, kata Muharil “ Seharusnya Kepala Dinas yang Baru, melakukan pembenahan internal terlebih dahulu atas viralnya pemberitaan kegiatan yang baru diserah terimakan sudah retak, ” ungkapnya.

Anehnya lagi kata Muharil, “ Untuk Kegiatan Proyek Ornamen Tapis Bukit Kemuning dengan anggaran sangat pantastik Rp. 641.536.734 pelaksana CV. Pematang Lubang, padahal  spesifikasi dikontrak  tidak sesuai dengan dikontrak oleh Pejabat Pembuat Komitmen sesuai dengan pakta integritas. Yang terjadi justru melakukan pencitraan dengan melakukan jumpa pers,” tandasnya.

Terkait dengan jumpa pers dadakan, menjadi pertanyaan diduga tidak sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat Kecamatan Bukit Kemuning hingga dicurigai ada apa dengan Kepala Dinas PUPR yang baru saja dilantik, ” imbuh Muharil.

Sesuai dengan penelusuran maupun investigasi di lapangan, bahwa pekerjaan tersebut diduga asal-asalan  sesuai dengan bukti foto di lapangan,” ujar Ketua Bidang Muharil.

Ditegaskan, “ Dalam waktu dekat ini pihaknya akan menyurati Aparat Penegak Hulum untuk dilakukan pemeriksaan terhadap yang berkompeten,” tutup  Ketua DPC LSM FORKORINDO Kabupaten Lampung Utara kepada sejumlah awak media saat diminta tanggapan lewat pesan WhatsApp miliknya. Kamis (12/1/2023).

(Zainal Abidin)

Comment