Tim Intelijen Kejati Kepri Bersama Tim Intelijen Kejari Batam Amankan DPO WNA Singapura di Pelabuhan Batam Center

Jurnalutama.com, (Tanjungpinang) – Sekira pukul 11.Wib, Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau bersama dengan Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Batam mendapat informasi dari Kantor Imigrasi Batam jika ada salah seorang Warga Negara Asing (WNA) Singapura atas nama Wenhai Guan yang masuk ke Batam melalui Pelabuhan Batam Center dan terdata sebagai Red Notice dari Interpol dan juga terdata sebagai DPO Kejaksaan Negeri Jakarta Utara. Senin (09/01/23).

Bahwa, DPO atas nama Wenhai Guan tersebut berangkat dari Pelabuhan Harbour Front Singapura pada pukul 10.30 Waktu Singapura, dan tiba di Pelabuhan Batam Center Indonesia pada pukul 10.30 WIB.

” Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau beserta Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Batam mengamankan DPO atas nama Wenhai Guan di Pelabuhan Batam Center dan membawa yang bersangkutan ke Kejaksaan Negeri Batam untuk diamankan sementara sebelum dibawa ke Jakarta, ” ujar Dr. Lambok Sidabutar, SH, MH Asintel Kejati Kepri.

Diketahui bahwa DPO Wenhai Guan, ditahan dalam perkara Penganiayaan (Pasal 351 KUHP) pada tahun 2020 oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Utara dan perkara tersebut telah mendapat kepastian hukum melalui Putusan Pengadilan Nomor 1573/Pid.B/2020/PN.Jkt.Utr tanggal 02 Maret 2021, DPO kemudian melakukan Upaya Hukum Banding dengan Putusan Nomor 84/PID/2021/PT.DKI tanggal 23 April 2021 dengan amar menguatkan Putusan Pengadilan Negeri dengan Pidana Penjara selama 6 Bulan.

Kemudian, DPO atas nama Wenhai Guan tersebut dibawa oleh Tim Jaksa Eksekutor dari Kejaksaan Negeri Jakarta Utara ke Jakarta dengan menggunakan Pesawat Citilink QG 945 pada pukul 18.30 Wib untuk melaksanakan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde).

Hal ini diungkapkan Kasi Penkum Kejati  Kepri Nixon Andreas Lubis, SH, M.Si.,dalam siaran pers tertulisnya yang diterima media ini Senin (09/01/23).

(Ratih)

Comment