Kepala Kantah Lampung Selatan Terjun Langsung

Penulis :
Kanal : Lampung69 Dilihat

Jurnalutama.com (Lampung Selatan) – Kepala Agraria Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kantor Pertanahan (Kantah) Lampung Selatan (Lamsel) Seto Apriyadi terjun langsung ke masyarakat menyatakan siap menyelesaikan proses sertifikat hak milik sejumlah 27 warga Desa Hara Banjar Manis, Kecamatan Kalianda.

Dikarnakan proses penerbitan sertifikat melalui program Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) tahun 2016 terhadap puluhan warga Desa Hara Banjar Manis sempat mandek.

Kepala ATR/ BPN Kantah Lamsel, Seto Apriyadi menegaskan, komitmennya untuk menyelesaikan penerbitan 27 sertifikat hak milik warga Hara Banjar Manis program Prona 2016 lalu.

“ kami akan menyelesaikan 27 sertifikat hak milik warga Desa Hara Banjar Manis yang belum terselesaikan,” papar Seto

Kepala Kantah Lamsel beserta jajaran mendatangi Balai Desa Hara Banjar Manis, mengadakan musyawarah dengan Kepala Desa Syahruddin dan perangkat beserta perwakilan masyarakat setempat pada hari Rabu (6/12/2023).

Seto menambahkan, dalam pertemuan itu BPN Lamsel memberikan solusi penyelesaian atas belum terbitnya 27 sertifikat hak milik warga pada saat program Prona tahun 2016 bergulir.

“Hasil musyawarah tersebut, pertama, masyarakat akan membuat kembali alas hak dalam rangka kelengkapan dokumen persyaratan pendaftaran melalui kepala desa,” sambungnya.

Berlokasi didepan kantor desa Hara Banjarmanis, Syahruddin selaku kepala desa memaparkan kedatangan kepala BPN Lamsel berkunjung ke kantor desa guna musyawarah tentang warga yang terkendala dengan sertifikat tanah yang belum selesai,

” Alhamdulillah kepala BPN Lampung Selatan datang langsung kesini kita bermusyawarah mencari solusi bersama-sama dengan warga yang belum selesai sertifikat tanah yang belum selesai di tahun 2016,” Ucapan Syahruddin.

Kepala desa Hara Banjarmanis juga menjelaskan dirinya juga tidak tau dan tidak memegang arsip pengurusan berkas prona tersebut di karna kan jaman itu dirinya belum menjabat kades.

” Saya tidak tau dan belum pernah melihat berkas pengurusan prona dahulu, tetapi saya berusaha menyelesaikan itu semua, dan pihak BPN juga siap membantu sampai selesai, tutup Syahruddin.

Komentar