IMI Kepri Kirim Tim Balap Grasstrack Berlaga di Pra-PON XXI – 2024

Penulis :
Kanal : Berita, Kepulauan Riau, Tanjungpinang747 Dilihat

Jurnalutama.com (Tanjungpinang) – Ajang seleksi Pra-Pon XXI -2024 untuk kategori balap Grasstrack akan dilangsungkan pada tanggal 28-30 Juli 2024 ini di Sirkuit AHRS Carlgros Bogor.

Pada ajang bergengsi ini semua provinsi akan mengirimkan pembalap handalannya masing-masing. Begitu juga halnya dengan Provinsi Kepri.

Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kepri dibawah komando Ketua IMI Kepri Rizki Faisal. SE. MM akan mengirimkan dua orang pembalap handalannya dibawah asuhan Tri Susanto sebagai Ketua Tim Manager.

Ketua IMI Kepri Rizki Faisal. SE. MM yang diwakili oleh Pembina IMI Kepri Teddy Jun Askara SE. MM disaat melepas tim balap grastrack berharap atlet yang dikirim dapat lolos seleksi prapon ini.

“Kita harap atlet yang dikirim dapat berusaha semaksimal mungkin bertanding agar lolos seleksi prapon ini yang kemudian akan ikut pon di aceh-sumut 2024 nanti dan semoga bisa mengharumkan nama provinsi kepri,” ujar Teddy, Kamis (27/07/2023).

Hal senada juga disampaikan oleh Dasril. S.P Ketua IMI Kota Tanjungpinang yang berharap perwakilan Kepri dapat lolos dalam pra-PON ini.

“Kita berharap semoga lolos pra-PON ini, kita pesan agar tetap rendah hati, fokus balap dan jangan lupa berdoa sebelum bertanding karena tanpa itu semua mustahil bisa meraih prestasi,” pesan Dasril.

Dikesempatan itu juga, Kabid bermotor roda dua Tri Susanto yang juga selaku manager tim yang didampingi oleh Rully Dwi Putra ingin pembalap yang dikirim ini bisa lolos karena persaingan di seleksi ini akan bertemu dengan pembalap pembalap nasional yang sudah malang melintang di dunia Grasstrack.

“Saya cuma minta lolos saja dulu pra pon ini karena dari sini kita bisa melihat skill dan kemampuan pembalap lain yang kemudian kita akan evaluasi kembali setelah selesai bertanding,” harap Tri Susanto.

Sementara itu dua orang pembalap yang ikut yaitu Max Hardi asal Tanjungpinang didampingi oleh orang tuanya Juni Hardi dan Satria Alexander asal Tanjung Batu kundur yang dimintai tanggapan dan harapannya pada saat pelepasan atlet mengatakan pihaknya saat ini masih fokus bagaimana bisa lolos pra-PON dulu.

“Karena dari pra-PON ini kami akan belajar kemampuan lawan yang kemudian akan kami pelajari bersama dimana kelemahannya, doakan kami semoga bisa lolos, ” ujar mereka berdua.

Untuk diketahui, kedua pembalap yang dikirim ini adalah pembalap Porprov Kepri tahun 2022 dimana Max Hardi mendapatkan medali Emas untuk kategori beregu sedangkan Satria Alexander mendapatkan medali perak diajang tersebut.

(Redaksi)

Komentar