Ini Pesan Hafizha Tentang Pola Hidup Sehat dan Bersih

Penulis :
Kanal : Berita, Bintan, Kepulauan Riau, Nasional694 Dilihat

Jurnalutama.com (Bintan) – Pola Hidup Sehat dan Bersih (PHBS) merupakan program nasional yang terus dilakukan di setiap Daerah hingga ke tingkat Desa. Di bawah binaan Tim Penggerak PKK dan OPD terkait di Pemerintahan Daerah, PHBS harus mampu diterapkan dengan kriteria serta indikator yang ditetapkan.

Ketua TP PKK Bintan Hafizha Rahmadhani dengan tegas menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat khususnya Ibu Rumah Tangga untuk dapat mengaplikasikan PHBS minimal di lingkup rumah tangganya.

“Hal ini tentu harus dimulai dari diri sendiri dan keluarga sendiri. Baru kemudian di masyarakat sekitar, ” kata Hafizha saat ditanyai usai meninjau Pojok PHBS dan salah satu Rumah Kandidat peserta PHBS tingkat Kabupaten Bintan di Desa Sri Bintan Jum’at (10/02/23).

TP PPK Bintan sendiri sedang mempersiapkan diri untuk turut serta dalam ajang PHBS tingkat Provinsi Kepri. Sampai saat ini telah dicatat dua Dasa Wisma terbaik yang akan kembali dikaji untuk ditetapkan sebagai perwakilan Kabupaten Bintan. Dua Dasa Wisma tersebut berada di Desa Sri Bintan Kecamatan Teluk Sebong dan Kelurahan Sei Lekop Kecamatan Bintan Timur.

Selain itu, Hafizha juga sempat mengapresiasi saat meninjau kebun mini yang menjadi Pojok PHBS. Kebun yang didominasi tanaman herbal dan mampu diolah menjadi produk kuliner serta memiliki kandungan gizi. Yang lebih menarik lagi, Pojok PHBS ini bahkan memiliki scan barcode di setiap jenis tanamannya sehingga bagi siapa pun yang berkunjung bisa langsung mengetahui jenis tanaman hingga khasiat yang dikandung.

Saat berkunjung ke rumah masyarakat pun Hafizha cukup tertegun melihat kebersihan isi rumah hingga kamar mandi yang tersedia.

“Rumah sederhana sekali pun, semua kembali ke kita. Bagaimana kita menjadi kebersihan tempat tinggal kita agar nyaman sekaligus sehat untuk seisi rumah, ” jelasnya.

Diakhir, Hafizha juga sempat memanen beberapa tanaman pangan yang ada di pekarangan rumah warga seperti tomat, terong, cabai dan sejenisnya. Hal ini yang menurutnya harus diterapkan semua keluarga tentang bagaimana memanfaatkan pekarangan yang ada.(**)

(Redaksi)

Komentar